Kamis, 23 Juni 2016

pertemuan 3

A.    Menampilkan Karakter dan Memindahkan Posisi Kursor

Program contoh01.cpp dan dan contoh02.cpp pada bab 1 merupakan contoh program untuk menampilkan karakter/huruf pada layar monitor. Pada sub bab ini akan dibahas cara menampilkan karakter menggunakan interupsi 10 heksadesimal servis 09 heksadesimal secara lebih mendalam. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah prosedur untuk menjalankan interupsi 10 heksadesimal servis 09 heksadesimal:
Register AH berisi nilai 9 heksadesimal.
 Register AL berisi kode ASCII dari huruf/karakter yang akan dicetak.
 Register BH berisi halaman layar, halaman pertama nilainya 0.
 Register BL berisi nilai warna huruf/karakter (warna asal adalah 7).
 Register CH dan CL menentukan banyaknya karakter pada AL akan dicetak.

Jika cuma 1 huruf, maka CH = 0 dan CL = 1.
Permasalahan mencetak karakter menggunakan interupsi 10 heksadesimal servis 09 heksadesimal adalah setelah karakter ditampilkan dilayar, posisi kursor tidak berpindah ke kolom berikutnya. Akibatnya adalah ketika karakter berikutnya akan ditampilkan maka karakter yang sebelumnya akan tertimpa dengan karakter yang baru. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah sebelum karakter ditampilkan kita harus mengetahui posisi kursor, kemudian mencetak karakter tersebut dan mengubah posisi kursor setelah karakter dicetak. Untuk melakukan hal tersebut maka kita harus tahu cara mengetahui posisi kursor dan cara memindahkan posisi kursor.

Untuk mengetahui posisi kursor dapat menggunakan interupsi 10 heksadesimal servis 03 heksadesimal. Berikut ini adalah prosedur untuk menjalakan interupsi 10 heksadesimal servis 03 heksadesimal:

Register AH harus bernilai 3 heksadesimal.
 Register BH berisi nomor halaman tampilan, halaman pertama nilainya 0.

Setelah interupsi dilakukan maka register DH berisi nomor baris dan register DL berisi nomor kolom. Sedangkan untuk memindahkan posisi kursor adalah dengan menggunakan interupsi 10 heksadesimal servis 02 heksadesimal. Berikut ini adalah prosedurnya:

 Register AH harus bernilai 2 heksadesimal.
 Register BH berisi nomor halaman tampilan, halaman pertama nilainya 0.
 Register DH berisi nomor baris (dimulai dari 0 sampai 24).
 Register DL berisi nomor kolom (dimulai dari 0 sampai batas akhir dikurangi 1).

Berikut ini adalah contoh program untuk menampilkan huruf A dan Z dengan warna dasar biru dan warna huruf putih. Simpan project berikut ini dengan nama file contoh06.ide dan nama file kode program contoh06.cpp:

Contoh 6:
 #include <conio.h>
 #include <dos.h>
 #include <stdlib.h>

 #define VIDEO_INT 0x10
 #define UCHAR unsigned char

void getCursorPos(UCHAR *y, UCHAR *x);
 void setCursorPos(UCHAR y, UCHAR x);
 void writeChar(UCHAR letter, UCHAR attr);

 int main(void)
 {
 UCHAR baris, kolom;

 getCursorPos(&baris, &kolom); // Baca posisi kursur
 writeChar('A', 0x1f); // Cetak huruf A
 setCursorPos(baris, ++kolom); // Pindahkan kursor
 writeChar('Z', 0x1f); // Cetak huruf Z
 setCursorPos(baris, ++kolom); // Pindahkan kursor
 getch();

 return EXIT_SUCCESS;
}



Program diatas terdiri dari empat fungsi, yaitu fungsi main, getCursorPos, setCursorPos dan writeChar. Fungsi getCursorPos berguna untuk mengetahui posisi kursor, fungsi ini mengirimkan parameter y dan x secara acuan. Setelah pemanggilan fungsi, parameter x menyimpan posisi kolom kursor sedangkan parameter y menyimpan posisi baris kursor. Fungsi setCursorPos digunakan untuk memindahkan posisi kursor, fungsi ini mengirimkan parameter y dan x secara nilai. Parameter y digunakan untuk menentukan posisi baris sedangkan parameter x untuk menentukan posisi kolom kursor. Fungsi getCursorPos hampir mirip dengan fungsi wherex dan wherey milik Borland C++ atau Turbo Pascal, sedangkan fungsi setCursorPos hampir mirip dengan fungsi gotoxy.
Fungsi writeChar digunakan untuk menampilkan karakter, fungsi ini mengirimkan parameter letter dan attr secara nilai. Parameter letter berisi karakter yang akan ditampilkan sedangkan parameter attr menentukan atribut karakter (warna karakter dan warna dasar). Fungsi ini tidak mengubah posisi kursor, oleh karena itu sesudah pemanggilan fungsi, untuk memindahkan posisi kursor digunakan fungsi setCursorPos.

Conto 7:
 #include <conio.h>
 #include <dos.h>
 #include <stdlib.h>

 #define VIDEO_INT 0x10
 #define UCHAR unsigned char

 void getCursorPos(UCHAR *y, UCHAR *x);
 void setCursorPos(UCHAR y, UCHAR x);
 void writeChar(UCHAR letter, UCHAR attr);
 void writeString(UCHAR *str, UCHAR attr);

 int main(void)
 {
 UCHAR baris, kolom;

 getCursorPos(&baris, &kolom); // Baca posisi kursor
 writeChar('>', 0x1f); // Cetak karakter >
 setCursorPos(baris, ++kolom); // Pindahkan kursor

 writeString(” Mencetak String “, 0x4f);
 getCursorPos(&baris, &kolom);
 setCursorPos(baris, ++kolom);




Program contoh07.cpp merupakan pengembangan dari program contoh06.cpp. Pada program contoh07.cpp terdapat fungsi writeString, fungsi ini menggunakan parameter str dan attr. Parameter str dikirimkan secara acuan dan berisi rangkaian karakter (string) yang akan dicetak. Sedangkan parameter attr dikirimkan secara nilai untuk menentukan warna string saat ditampilkan. Fungsi writeString memanggil fungsi writeChar untuk mencetak rangkaian karakternya satu per satu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar